Jumat, 27 Januari 2017

Bapak

Punggungnya masih saja terlihat gagah, walau rambutnya sudah banyak memutih.
Punggungnya yang selalu ku rindukan dari dulu hingga sekarang, walau aku sudah berumah tangga.
Punggung itu adalah bapak. Laki-laki pertama yang kucintai dalam hidup. Ia adalah pahlawan bagi kami. Aku tumbuh sebagai anak perempuannya yang sringkali adu argumentasi dari dulu hingga sekarang. Tapi, aku juga jadi tempat curhat bapak dan ibu.
Selalu haru saat ingat bapak jd gojek 24 jam untuk anak perempuannya ini yang jarang sekali di rumah, sering sekali pulang malam bahkan dini hari.
Bapak tidak pernah mengomeliku, bahkan selalu mendukungku dengan siaga mengantar dan menjemput ku kapan pun, tengah malam, bahkan dini hari.
Katanya, aku sama sepertinya, aktif dalam organisasi. Aku sadar waktu bersama keluarga itu sangat penting. Bukan manja atau irit, aku sering meminta bapak menjemputku pulang, dari masa kuliah hingga kerja. Tapi, 5 menit di motor bersama bapak itu berharga bagiku, sekadar bertukar pikiran.
Maafkan aku pak, dulu sungguh aku pernah sangat kesal dengan pola didik bapak.
Saat SD, bapak tidak pernah memberitahu jawaban dari setiap pertanyaan yang aku tak tahu jawabannya.
Hanya kata- kata "ada di buku A, B, atau C"
Alhasil, terbentuklah sikap mandiri dalam belajar di diriku.
Bapak juga yang mengajarkan untuk bersikap kritis.
Saat aku kelas 5, aku dikenal guru sebagai murid yang suka protes.
Yap, aku suka sekali protes dengan nilaiku jika ada jawaban yang disalahkan.
Bapak juga mengajarkan untuk tegar.
Saat itu, aku kelas 11 SMA. Sungguh aku menyesal saat itu telah menangis di depan bapak karena walikelas mengacamku tak bisa ikut ujian , karena masih menunggak uang bangunan sekolah.
Dan bapak mengajarkan sikap husnudzhon yang tinggi kepada Alloh ke semua anak-anaknya.
Barokalloh, bapak.
Bapakku bukan sekeren bapaknya Satya dan Cakra di film Sabtu Bersama Bapak,
Tapi bapakku yang paling keren untuk keluarga.
Sampai-sampai, kelebihan yang bapak punya jadi kriteria yang harus ada untuk calon menantunya.
Alhamdulillah, ada di diri abu zu.
Semoga bapak senantiasa sehat, dalam lindungan Alloh dan di berkahi Alloh.
Ada 2 untaian doa rahasia untuk ibu dan bapak.